Minggu, 18 November 2012

Cinta Tai Kambing

Cinta gue ke lo udah sebatas tai kambing, lo tau tai kambing? Ya tai kambing itu busuk. Gue udah gak peduli lu busuk, lu jelek ,lu kayak tai kambing, yang penting gue cinta, ya gue emang salah, gue udah ngakhirin cerita cinta romi dan juliono ini, gue udah salah ngambil tindakan itu. Jelas, lo tai kambing gue. Bahkan lo gak ngeliat gue kayak apa? Gak ngeliat posisi gue, gak ngeliat kedudukan gue. Yang gue tau lo selalu nemenin gue disaat sedih atopun seneng, sama halnya tai kambing kan? Lo bakal sedih kalo lo gak eek dalam sehari, dan lo bakal seneng kalo lo eek sehari dua kali aja, udah cukup lancar bukan ? Gue seneng aja lo ada disamping gue saat gue butuh lo, gue selalu support gue buat nulis, padahal lo tau kan gue bukan penulis handal kayak W.Shakspeare, Raditya Dika, atopun Oben Cedric ato mungkin Dewi Lestari. Heheh. Tapi gue masih bersyukur lo muji dan support gue buat ngembangin bakat nulis gue. Mungkin inilah disebut  Cinta Tai Kambing, cinta yang gak hanya dilihat saat dia seneng aja :D dan thanks buat lo yang selalu ada buat gue, mbing :D #SC

Sabtu, 10 November 2012

Unity Of Contemporer


Malam ini, aku baru sadar satu hal tentang pentingnya paduan suara itu bagimu, kamu benar-benar hidup, yah kelihatan hidup didalam paduan suara, senyuman yang terus mengembang, entah itu rasa terima kasih atas kehadiranku didalam konser perdanamu itu ataukah kamu telah puas melaksanakan konser perdana mu dengan perasaan senang? Aku harap memang keputusan itu tidak akan kamu ambil, seenggaknya aku ingin kamu tetap di paduan suara itu meski aku tahu mungkin banyak waktu kita yang terbagi, meski aku tahu gak ada seseorang yang bisa hidup di dua dunia dalam jangka waktu yang lama, meski aku tahu gak akan bisa berjalan segalanya dengan baik. Tapi, malam ini aku sadar begitu besar perananmu terhadap paduan suara itu, didalam telingaku masih terdengar indah lekukan nada-nada yang kamu nyanyikan, entah kenapa saat itu juga aku merinding meski aku tahu ada paduan suara yang lebih bagus dari paduan suaramu. Tapi apakah engkau tau, aku tak peduli semua anak paduan suara bernyanyi, asal kamu tau, pandangan mata ini tak lepas padamu, terus memandangmu dari kejauhan sambil bergumam “ betapa egoisnya aku untuk tetap memaksamu tinggal disisiku?” . Menyatukan berbagai macam suara menjadi satu suara , itulah kata-katamu yang masih kusimpan didalam otakku sejenak kemudian ....Memang itu adalah hal terindah yang pernah kulihat, teruslah berkarya, karena itu adalah bakatmu . 260512 ~Unity Of Contemporer.

Kamis, 08 November 2012

November


Hari cepat berganti, bahkan begitu juga bulan, sebulan menginjak dua bulan, tak terasa sudah bulan November, berarti sudah menandai kita menginjak bulan ke enam, mungkin menurut pasangan lainnya adalah bulan yang cukup banyak untuk mengenal "seseorang" lebih dekat. Ya layaknya aku sama kamu . Mungkin selama ini aku ngrasa cukup egois "selalu" maksain kehendak aku ke kamu, iya masalah sepele kita hanya sebuah organisasi mu yang kadang menurutku menyita waktu kita bersama, mungkin aku alay mengharapkanmu disisiku setiap menit, tapi aku sadar, dunia organisasimu adalah dunia yang lebih mengenalmu terlebih dahulu daripada mengenalku, tapi apakah engkau sadar, setiap waktu aku selalu mengkhawatirkan kesehatanmu, apakah kamu cukup istirahat hari ini? apakah kamu sudah makan hari ini? apakah kamu sudah cukup bahagia hari ini? dan yang paling penting adalah apakah kamu mengingat keberadaanku hari ini? #kamu 26052012
Aku yang selalu merindukanmu :* 

Minggu, 07 Oktober 2012

Jatuh Cinta

Jatuh Cinta emang indah apalagi kita jadian ama orang yang kita suka, orang yang kita uber lama banget.. Gue juga gak tau gimana ya bisa jadian sama dia, hahaha.
Asik sih , kita emang lagi kesengsem sama perasaaan kita yang entah digambarkan seperti apa,
Gue gak tau lagi nih harus kayak apa, ya mungkin bisa dibilang "JATUH CINTA ITU INDAH" begitu juga saat miliki dia, begitu INDAH, rasanya penantian kita gak sia-sia.
Hehhe. Sekian sudah lama gak nulis sih :D

Rabu, 30 Mei 2012

Aku dan Kamu

Aku bukan orang yang sempurna,
Aku bukan orang yang pandai berkata-kata,
Aku bukan orang yang pandai merayu,
Aku bukan orang yang pandai membujuk,
Aku bukan orang yang pandai bernyanyi,
Aku bukan orang yang pandai bermain musik,
Aku bahkan tak tahu cara mencintaimu,
Aku bahkan tak tahu bagaimana ku menjagamu,
Aku bahkan tak tahu apa yang kau rasakan,
Aku bahkan orang yang selalu mencela kesalahanmu,
Aku bukan orang yang punya apa-apa,
Aku bahkan tak bisa memberikanmu sebuah kebahagiaan yang mungkin kau inginkan,
Aku bahkan selalu menuntutmu,
Aku bahkan egois memaksa mu ,
Aku bahkan orang yang mungkin tak tahu sampai kapan perasaan ini bersarang di dalam hatiku,
Rasa yang mungkin tak pernah kamu ketahui,
Rasa yang mungkin akan tinggal bersarang di dalam sanubari,
Rasa yang mungkin akan menyakiti,
Rasa yang mungkin akan pergi,
Meninggalkanmu,
Sendiri bersama masa-masa indah yang pernah kita lewati,
Berhari-hari rasa sesak didadaku,
Berhari-hari membayangkan bisa bersamamu,
Berhari-hari membayangkan meraih cintamu,
Semua hanya harapan palsu.
Harapan yang mungkin aku simpan hingga akhir,
Harapan berdua bersamamu,
Harapan berjalan bersamamu,
Harapan bisa mencintaimu,
Harapan kau membalas cintaku,
Harapan bisa menjadi akhir bahagiamu,
Aku,
Akan menjagamu selalu,
Meski Aku tahu ,
Aku takkan mungkin memilikimu, disisi ku.

Rabu, 18 April 2012

Curahan Hati Bagian 2



          Oleh : Yesica
 

Salah satu hal terindah adalah saat kamu bisa berkumpul dengan sahabat-sahabat terbaik kamu, tapi bagaimana perasaan dan tindakan kamu ketika kamu tahu kalau sahabat terdekat kamu akan pergi dari kehidupan kamu sebentar lagi? Tentu saja menyakitkan bukan? Rasanya seperti mendengar suara petir di siang hari yang cerah. Entah kenapa kamu mengambil keputusan untuk pergi dan meninggalkan saya dan sahabat-sahabat kamu yang lain di Malang.
            Saya tahu kalau apa yang kamu pilih pasti terbaik buat kamu, walaupun saya pernah bilang kalau itu adalah hak kamu untuk memilih melanjutkan sekolah ke tempat lain. Sedih rasanya saat tahu kamu mengambil keputusan itu. Kamu sudah saya anggap seperti saudara dan terkadang saya anggap sebagai ibu sendiri, karena selama ini kamu yang mengerti saya. Selama saya jauh dari orang tua, hanya kamu dan teman-teman terdekat yang selalu menjaga saya di Malang.Kamu selalu mencoba mengerti saya, bahkan lebih memilih mengalah dan menyalahkan diri kamu sendiri saat saya marah dan menanggapi kamu dengan wajah jutek.
            Bertemu dengan kamu adalah sebuah keberuntungan.
Ketika saya butuh, kamu selalu ada dan mencoba membantu saya menyelesaikannya. Kita begitu dekat, terlihat tidak akan terpisahkan sampai kapanpun. Tentu saja saya takut kalau nanti kamu pergi, melupakan saya dan teman-teman yang lain. Memang kita bisa berkomunikasi lewat telepon atau jejaring sosial, tapi tentu akan terasa berbeda bila kita tidak bertemu.Saya tahu tempat kamu melanjutkan sekolah nanti adalah tempat yang menyulitkan bagi kita untuk berkomunikasi, bahkan nanti kamu kembali ke rumah hanya beberapa hari dalam setahun. Dengan keadaan seperti itu, apakah kamu masih bisa menjamin kalau persahabatan kita akan baik-baik saja?
            Beberapa kali kamu mencoba untuk menjauh dari saya untuk membuat saya terbiasa saat kamu tidak ada lagi di sekitar saya. Terkadang saya berpikir seperti kamu benar-benar ingin menjauh dan mengakhiri persahabatan kita. Apa yang ada di benak kamu? Apakah kamu berpikir dengan menjauh saya tidak akan merasa sedih saat kamu pergi? Itu salah, tidak mungkin seorang sahabat tidak akan sedih ketika sahabatnya tidak ada lagi didekatnya.
            Ketika keputusan sudah di buat, apa yang bisa saya lakukan? Menunggu datangnya hari ketika kamu akan pergi. Satu hari bersama kamu pun semakin terasa sangat berharga, bahkan rasanya saya tidak ingin hari berganti. Terus melewati hari-hari itu, semakin sakit rasanya. Sebuah beban mental tersendiri buat saya, mungkin hari-hari saya besok akan terasa sepi. Tidak ada kamu yang suka menganggu dan menggoda saya sampai saya marah. Tidak ada kamu yang suka sms berisi kata-kata motivasi. Mungkin tidak ada kamu lagi yang memperhatikan saya setiap hari, mengambil foto-foto saya tanpa sepengetahuan saya, dan hal-hal yang berkesan yang kamu lewati bersama saya, semua terasa begitu cepat untuk ditinggalkan bahkan dilupakan.
Namun saya yakin, seorang teman sejati tidak akan lenyap oleh waktu, tidak akan lenyap karena jarak, tidak akan lenyap walau kita berubah. Teman sejati selalu setia dan melakukan semua demi kebaikan kita. Persahabatan pasti selalu memberikan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu. Biarkan Tuhan yang memilih segala sesuatu yang terbaik bagi diri kamu, jaga diri kamu baik-baik.


Senin, 09 April 2012

Melindungimu =Melepasmu Untuk Berdiri Teguh


Mungkin tragis saat lo ngerasain punya teman yang gak bisa ngerti lo. Itu gue, gue adalah teman paling egois yang pernah ada. Kadang gue mikir kok bisa gue sejahat itu ya. Gue Cuma ngandalin perasaan gue yang cepat emosi, gue Cuma orang tempramen yang akan bisa berubah, guesih ceria, gue enerjik dikala waktu, tapi kadang rasa egois ini mematikan semuanya, termasuk rasa egois gue ke temen gue.
            Saat lo harus ngebiarin teman lo dalam keadaan sakit, apadaya gue udah sekuat tenaga gue, gue pengen ngelindungi dia, tapi terkadang semua itu disalah artikan. Mungkin gue emang egois. Gak seharusnya gue ngelarang diye makan pedes, gak seharusnya gue ngelarang diye minum es, gak seharusnya gue ngelarang diye makan kerupuk yang berminyak, juga gak seharusnya gue ngebiarin diye jalan sendiri panas-panas dengan tubuhnya yang gak fit, gak seharusnya gue ngebiarin diye jalan malam-malam tanpa gue anter pulang, Gue orang goblok. Gue bego . Ngebiarin rasa egois gue bersarang di pikiran dan hati gue. Seharusnya gue ngelindungin diye
            Bahkan gue gak sadar, waktu ini berjalan cepat . Waktu yang gak gue inginkan. Saat gue harus memilih sebuah pilihan . Untuk tetap ada atau ngejauh dari diye di tempat lainnye. Sebuah pilihan teramat sulit. Gue rasain detik, jam bahkan hari yang tersisa ini, gue semakin terlihat egois. Tapi itulah cara gue ngelindungin diye. Ngelindungin diye walaupun itu terasa nnyakitin diye.
            Saat gue mencoba ngelindungin diye, gue ngerasa lemah dan rapuh, gue gak sekuat itu ngelindungin diye. Mungkin ya, gue gak bisa ngelndungin diye sepenuh waktu gue, saat gue harus ngeliat diye jalan malam-malam dalam kondisi badan panas . Gue bener gak tega, tapi lagi-lagi rasa ego gue, kenapa gue ngebiarin diye jalan gitu? Seharusnya gue anter diye sampe depan kosnye.
            Maafin gue yang gak bisa jadi guard lo, gak bisa jadi pelindung lo lagi, karena suatu hari nanti lo bakal berdiri sendiri tanpa ada gue disisi lo, gue rasa lo bisa hadapin itu semua tanpa ada rasa sakit lagi akibat dari peelindungan gue yang buat batin lo kesiksa dan sebagainya.
            Ini sebuah pilihan, saat gue bener akan jauh dari lo, saat gue Cuma punya waktu liburan saat idul fitri dan beberapa hari untuk natal, gue sadar gue gak akan jadi guard lo selamanya, gue sadar lo akan berdiri tegak meskipun badai besar akan mengancam lo, gue sadar lo gak bakal lupa untuk makan dan sebagainya, karena gue tau lo itu gak selemah yang gue pikirkan.
            Mungkin benar sekarang saatnya gue ngelepas lo jauh , jauh hingga lo berdiri tegak dan gue percaya lo kuat tanpa gue disisi lo , gue percaya lo kuat jadi kupu-kupu yang ingin terbang bebas mengembangkan angan-anagan yang pengen lo capai kedepannya.
            Gue yakin , bahwa lo adalah orang yang cukup tangguh dalam menghadapi apapun . Semangat lo,itu ngebuat gue sadar, gue akan melepas lo untuk mengembangkan semua potensi dalam diri lo, untuk bisa berdiri tangguh .
            Gue ucapin big thanks untuk waktu nya yang sedikit tapi berarti ini, gue akan meraih apa yang menjadi mimpi gue, dan lo akan ngeraih apa itu angan-angan lo, berjuanglah wahai bunglon .
            Never say good bye, kita diketemukan untuk dipisahkan, kita dipisahkan untuk saling mengerti , kita mengerti bahwa kita akan kehilangan , kehilangan bukan berarti perpisahan, tapi perjumpaan yang tertunda.



Nice memory J